Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pernyataan Resmi Federasi Esports Malaysia Mengenai Polemik Perubahan Roster Timnas Malaysia di Asian Games Mlbb

Selasa, 08 September 2026 | September 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-17T06:04:13Z

MetaArenaNews — Malaysia Esports Federation (MESF) resmi mengeluarkan klarifikasi terkait polemik perombakan skuad Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Malaysia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh Amir Syafiq, selaku pengurus (manager) skuad e-sports Malaysia, menyusul kehebohan di media sosial usai bocornya susunan roster baru yang berbeda drastis dari skuad kualifikasi.


Polemik ini bermula dari kabar dicoretnya Zul Hisham "Xorn" Noor, roamer Team Flash, dari skuad utama, padahal ia berperan krusial saat membantu Malaysia lolos ke ajang utama Asian Games. Xorn sendiri sempat berstatus pemain cadangan sebelum akhirnya diturunkan pada laga penentuan melawan Indonesia dan membawa Malaysia menang 2-1, sebuah hasil penting yang mengantarkan Malaysia finis di posisi kelima dari delapan tim di babak kualifikasi Singapura dengan rekor 3-4, cukup untuk mengamankan satu-satunya tiket tersisa dari kawasan Asia Tenggara.


Namun, roster baru yang belakangan bocor di media sosial menunjukkan perombakan besar-besaran. Susunan itu didominasi trio dari Selangor Red Giants, yakni Sekys, Stormie, dan Yums, ditambah CikuGais dari Bigetron MY, dengan hanya Sizkaa yang bertahan dari skuad kualifikasi awal. Perubahan drastis inilah yang memicu kritik dari para penggemar MLBB Malaysia di media sosial.


Dalam pernyataan resminya, Amir Syafiq menegaskan bahwa tidak ada pemain maupun pelatih asal yang digugurkan statusnya sebagai atlet negara, seperti yang sempat didakwa di media sosial. Ia menjelaskan bahwa para pemain tersebut tetap menjadi bagian dari kumpulan atlet negara, hanya saja tidak terpilih pada fase akhir pemilihan untuk kejohanan utama Asian Games 2026.

"Keputusan tersebut dibuat selepas penelitian akhir dengan mengambil kira prestasi semasa, serta kepentingan dan sasaran kontinjen Malaysia di pentas Sukan Asia 2026," tulis Amir Syafiq.


Ia turut berjanji akan memastikan keadilan dan kesejahteraan para pemain maupun pelatih yang tidak terpilih tetap terjaga, termasuk memberi mereka peluang untuk kembali bersaing di kejohanan mendatang. Salah satu platform yang disebut akan menjadi perhatian adalah China-ASEAN Esports Competition (CAEC), yang diproyeksikan sebagai medan pengembangan menuju ajang yang lebih besar.

Di bagian penutup pernyataannya, Amir Syafiq turut menyerukan kepada komunitas e-sports Malaysia agar tidak melontarkan tuduhan atau menyalahkan pemain mana pun, terutama mereka yang tidak terlibat langsung dalam proses pengambilan keputusan. Ia menegaskan baik pemain yang terpilih maupun tidak, keduanya tetap berstatus atlet negara yang layak dihormati, sembari mengajak seluruh pihak menyatukan dukungan penuh untuk skuad Malaysia di Asian Games 2026.

Sebagai catatan, MLBB akan tampil sebagai cabang medali resmi untuk pertama kalinya di ajang Asian Games, yang akan berlangsung 23 September hingga 2 Oktober 2026 di Aichi International Exhibition Center, Jepang.

Sumber: Malaysia Esports Federation, New Straits Times

Tetap kunjungi MetaArenaNews untuk mendapatkan informasi esports dalam dan luar negeri lainnya.

×
Berita Terbaru Update