Dalam unggahannya, Bond Esports Newsroom mempertanyakan mengapa susunan lengkap roster True Rippers seolah menghilang usai berhasil mengamankan trofi juara ML Masters Series (MLMS) Musim 1, turnamen yang mengantarkan mereka lolos ke MSC 2026 di ajang Esports World Cup, Paris. Menurut rumor yang beredar, True Rippers diduga belum melunasi pembayaran tertunda maupun penggantian biaya kepada sejumlah pemain, dengan pembayaran yang disebut tertunda berulang kali.
Isu dugaan tunggakan pembayaran ini sebenarnya bukan kali pertama menyeruak. Beberapa waktu lalu, mantan manajer divisi MOBA True Rippers, Aayush, juga sempat menyinggung dugaan serupa, di mana ia mengaku tidak menerima pembayaran penuh selama bertahun-tahun lamanya.
Menanggapi tudingan yang beredar, COO True Rippers, Devang, akhirnya angkat bicara lewat akun X pribadinya. Ia mengakui bahwa pembayaran internasional memang kerap menjadi kendala tersendiri bagi organisasinya, di samping sejumlah kendala lain. Devang juga mengonfirmasi bahwa pembayaran untuk pemain asal India sebagian telah diselesaikan pada Maret lalu, meski sisanya hingga kini belum tuntas dibayarkan.
Perlu dicatat, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi tambahan dari pihak True Rippers terkait detail lengkap nominal maupun jadwal pelunasan tunggakan tersebut. Situasi ini tentu menjadi sorotan penting, mengingat True Rippers berstatus sebagai pionir MLBB India di panggung internasional, dan isu semacam ini berpotensi memengaruhi reputasi ekosistem esports India ke depannya, terutama jika mereka kembali merekrut pemain asing di musim mendatang.
Tetap kunjungi MetaArenaNews untuk mendapatkan informasi esports dalam dan luar negeri lainnya.